Fransiskus melihat ciptaan sebagai tangga untuk naik kepada Allah Pencipta (KidMat 5.16; LM IX,1; SP 113). Dalam ciptaan ia menemukan Pencipta sendiri.
Kenyataan dunia ini dilihat sebagai simfoni cinta yang mengarah kepada Yesus Kristus, saudara sulung dari setiap makhluk (1Cel 15). Karena itulah Fransiskus menyebut setiap makhluk sebagai saudara atau saudari (1Cel 91).
Setiap ciptaan menandakan dan menyuarakan Penciptanya (KidMat). Setiap makhluk menunjukkan jejak-jejak kebijaksanaan Pencipta, dan menjadi jalan menuju Dia (1Cel 82; 3Cel 1.21; LM V,10; XI,6; XII,8). Fransiskus membawa ciptaan dalam nyanyian cinta untuk memuji Penciptanya. Read More…
Posted in 1


